Thursday, November 11, 2010

DUSTA

Oh….oh….oh…. 2x
Katamu dulu
Diriku dirimu satu,
Hm… itu dusta.
Tetap bersama
mengarungi hari tua.
Oh… itu dusta.

Tetapi setelah kaya berharta.
Kau lupakan janji kita bersama.
Aku kau anggap teman biasa.
Seumpama penunggu rumah saja.

Katamu dulu
Diriku dirimu satu, Oh… itu dusta.
Dulu kita berencana
bagaimana dapat lari dari kemiskinan.
Ingatkah saat merana
ku korbankan
Apa saja demi kita berdua.

No comments:

Post a Comment