Tuesday, November 2, 2010

BANG MANDOR

T : Nita Tahlia Hendro Saky

Duh, Bang Mandor
bagaimana, mana, mana ini
Janji sebulan jadi berbulan.
Kog abang belum datang,
datang melamar
Malu dong bang ditanya orang.
Duh, Bang Mandor
jangan janji lagi-lagi janji.
Kalau lelaki berilah bukti.
Ayah ibuku sudah tak sabar lagi
menjadi wali.
Adik tak minta permata
ataupun rumah yang mewah.
Cukup Qur’an dan sajadah
mas kawin di akad nikah tak apa.
Biar hidup sederhana
makan minum seadanya .
Kalaulah abang setia
adik sudah bahagia, bahagia.
Abang Mandor kapan, kapan,
kapan adik dilamar.

No comments:

Post a Comment