Tuesday, November 2, 2010

BADAI BIRU

Bagai bunga layu di tangkainya.
Hingga jatuh tiada yang sudi
memandangnya.
Biru langitpun kelabu putih,
awanpun berlalu.
Tak perduli walau ada yang sudi.
Memandangpun sebelah mata.
Begitulah cintaku padanya.
Hancur luluh disaat aku tak berdaya.

*. Kemana ku bawa
hati yang merana,hampanya jiwa…
Bumiku berpijak ‘bak diatas bara.
Hancurlah semua cita-cita cinta.
Pedihnya jiwa…..
Rumahku berteduh bagaikan neraka.
Hancurnya asmara dalam
bencana badai biru.

No comments:

Post a Comment